Sayang, beberapa pemilik mobil box yang baru sadar keutamaan perawatan seusai kendaraan telah mempunyai masalah, dimulai dengan mesin cepat panas, suspensi tumbang, hingga sampai pintu box yang tak rapat kembali. Meski sebenarnya, semuanya itu dapat dihindari jika kamu mengerjakan perawatan teratur yang betul serta terencana.
Di artikel berikut, kita akan bicarakan tips komplet menjaga mobil box, baik dari segi mesin, body karoseri, sampai struktur pendingin (jika kamu gunakan box pendingin). Yok, baca hingga habis!
- Tukar Oli Secara Periodik
Oli memiliki fungsi melumuri elemen mesin biar tidak aus dan mengawasi temperatur mesin masih tetap konstan. Jika kamu kerap mengusung berat beban atau meniti jarak jauh, oli bakal bekerja lebih keras serta bisa semakin cepat kotor.
Kebanyakan, oli mesin ditukar tiap:
• 5.000 km guna mobil box bensin, atau
• 10.000 km untuk mobil box diesel (bergantung referensi pabrikasi).
Selainnya oli mesin, perlu diingat check:
• Oli gardan (mengganti tiap 20.000 km),
• Oli transmisi, dan
• Minyak rem.
Perawatan sederhana ini dapat menghindari kerusakan fatal di mesin dan transmisi, yang ongkosnya dapat juta-an rupiah jika telat diselesaikan.
- Check Struktur Pendinginan Mesin
Pastini:
• Air radiator cukup dan tidak bocor.
• Selang radiator tak pecah.
• Kipas radiator berperan normal.
• Gunakan coolant, bukan air biasa, agar perputaran pendinginan lebih maksimal.
Kalaupun kamu miliki mobil box pendingin, berarti kamu miliki dua prosedur pendingin, satu buat mesin, satu buat tempat box. Pastini keduanya bekerja normal. Periksa penekanan freon dan membersihkan kondensor secara teratur biar temperatur tempat box masih konstan.
- Membersihkan serta Rawat Karoseri Box
Bila box kotor, berjamur, atau bocor, bisa jadi barang rusak di perjalanan, dan rekam jejak usaha kamu turut rusak pun.
Berikut panduan menjaga karoseri box:
• Bersihkan interior box tiap usai dipakai, karoseriultima com terpenting kalaupun kamu kirim bahan makanan, ikan, atau daging.
• Gunakan sabun enteng serta air bersih, hindarkan bahan kimia keras yang dapat menghancurkan susunan aluminium atau isolasi.
• Periksa tambahan las, engsel, serta pintu box. Memastikan tidak terdapat karat, baut lepas, atau karet perapat pintu yang sobek.
• Kalau box dengan bahan aluminium, lap secara periodik supaya masih tetap mengilap.
• Untuk box besi, kerjakan pengecatan kembali (repaint) minimum satu tahun sekali supaya tak berkarat.
Perawatan karoseri yang bagus bakal perpanjang usia box dan jaga penampilan mobil kamu masih professional di mata konsumen setia.
- Lihat Kaki-Kaki serta Suspensi
Sinyal tanda kaki-kaki memiliki masalah di antaranya:
• Mobil berasa oleng di kecepatan tinggi.
• Ban aus tidak rata.
• Terdengar bunyi "klotok-klotok" saat melalui jalan hancur.
Jalan keluarnya:
• Cek bushing, shock absorber, dan per daun dengan teratur.
• Pastikan baut-baut suspensi kuat.
• Lakukan spooring serta balancing tiap-tiap 10.000 km untuk melindungi stabilitas kendaraan.
- Rawat Mekanisme Kelistrikan serta Lampu
Periksa dengan teratur:
• Lampu depan, belakang, serta rem.
• Lampu interior dalam box (penting guna bedah muat malam hari).
• Kondisi accu (air accu tidak lebih serta terminal tidak berkarat).
Untuk mobil box pendingin, pastikan mekanisme kelistrikan mesin pendingin tidak ada korsleting. Melakukan pemeriksaan periodik oleh mekanik professional karoseri biar aman dipakai.
- Menjaga Kebersihan Filter Udara serta Bahan Bakar
Membersihkan penyaring udara tiap-tiap 5.000 km, serta tukar jika sudah sangat kotor.
Filter solar untuk mesin diesel baiknya ditukar setiap 10.000 km, apalagi jika mobil kerap dipakai di tempat berdebu atau jalanan perdesaan.
- Check Skema Rem serta Ban
Kerjakan pengetesan:
• Ketebalan kampas rem,
• Kondisi cakram dan drum,
• Tekanan angin ban sama sesuai saran pabrikasi.
Ban pun mempunyai usia gunakan, kebanyakan kira-kira tiga tahun atau 40.000-50.000 km terkait keadaan jalan. Tidak boleh nanti hingga ban gundul, kecuali beresiko, pun membikin konsumsi bahan bakar bertambah.
- Agendakan Service Periodik di Bengkel Sah
Dengan service teragendakan, kamu dapat menjumpai soal kecil saat sebelum menjadi besar. Kebanyakan mereka akan juga lakukan:
• Pemeriksaan mekanisme rem serta suspensi,
• Pengecekan karoseri serta pintu box,
• Penggantian oli serta filter,
• Kalibrasi mesin pendingin (buat box reefer).
Bila kamu punyai armada lebih satu unit, seharusnya buat agenda service bergilir biar operasional usaha masih jalan tanpa masalah.
- Pakai Pengemudi yang Mengerti Langkah Menjalankan Mobil Box
Pengemudi yang terlatih "ngerem tiba-tiba" atau "gigi tinggi di tanjakan" dapat buat mesin cepat hancur serta suspensi cepat bobol.
Kasih kursus gampang di pengemudi mengenai:
• Cara berkendara efisien,
• Pemeriksaan kendaraan saat sebelum jalan,
• Cara buka serta tutup box secara aman,
• Penggunaan pendingin (apabila ada).
Pengemudi yang disiplin yakni sisi penting dari perawatan kendaraan kamu.
- Tulis serta Awasi Kisah Perawatan
Buat buku catatan service atau pakai terapan fleet manajemen sederhana guna mendata:
• Tanggal service,
• Komponen yang ditukar,
• Kilometer paling akhir,
• Nama bengkel atau operator.
Dengan demikian, kamu dapat tahu kapan saat bagus buat service seterusnya dan menghindar dari kerusakan tiba-tiba.
Ringkasan
Menjaga mobil box secara baik tidak hanya bab melindungi kendaraan masih tahan lama, dan juga perihal jaga keyakinan konsumen setia dan kelancaran usaha kamu.
Awalilah dari soal kecil seperti ganti oli on time, melindungi kebersihan box, sampai teratur mengerjakan service di bengkel sah. Jangan nanti rusak anyar diperbarui, karena cost perawatan jauh semakin murah dibanding cost penyempurnaan.
Dan kalaupun kamu pengin hasil optimal, percayai perawatan karoseri serta pendingin ke bengkel karoseri professional yang telah memiliki pengalaman tangani armada komersil.
Ingat, mobil box yang sehat = usaha yang lancar